
Seperti yang kita ketahui bahwa di area pelabuhan banyak kegiatan yang berlangsung. seperti kegiatan naik turunnya penumpang, kegiatan nelayan, pembangungan, bongkar muat dan masih banyak lagi kegiatan lainnya. Dari setiap kegiatan pasti ada kepengurusannya. Salah satunya adalah Perusahaan Bongkar Muat.
Perusahaan Bongkar Muat memiliki pengertian perusahaan yang berbadan hukum yang melakukan kegiatan bongkar muat barang dari dan atau ke kapal meliputi kegiatan pembongkaran barang dari palka kapal ke atas dermaga di lambung kapal atau sebaliknya (stevedoring), kegiatan pemindahan barang dari dermaga di lambung kapal ke gudang/lapangan penumpukan atau sebaliknya (cargodoring) dan kegiatan pengambilan barang dari gudang/lapangan di bawa ke atas truck atau sebaliknya (receiving/delivery).
Perusahaan Bongkar Muat kapal meliputi tiga hal, yaitu stevedoring, cargodoring, dan receiving.
Stevedoring adalah jasa bongkar/muat dari/ke kapal, dari/ke dermaga, tongkang, gudang, truk atau lapangan dengan menggunakan derek kapal atau alat bantu pemuatan yang lain
Stevedore adalah orang yang bertugas mengurus bongkar muat kapal, Stevedoreyang bertugas di atas kapal disebut stevedore kapal,sedangkan yang bertugas di darat disebut quay supervisor. Dalam melaksanakan tugasnya,stevedore harus bekerja sama dengan berbagai pihak seperti PT Pelabuhan Indonesia, EMKL, forwarder, TKBM, dan yang lain. Seorang, stevedore umumnya adalah orang yang bertugas di atas kapal dan berdinas sebagai perwira atau orang yang bisa menangani buruh karena stevedore akan mengkoordinir pekerjaan dan buruh TKBM melalui mandor atau kepala regu kerja (KRK). Dalam bekerja, stevedore dibantu oleh foreman. Koordinasi kegiatan stevedoring di atas kapal dengan di darat dilakukan oleh seorang chief stevedore atau operator terminal.
Cargodoring adalah pekerjaan melepaskan barang dari tali/jala-jala di dermaga dan mengangkut barang tersebut dari dermaga ke gudang/lapangan penumpukan selanjutnya menyusun di barang gudang/lapangan penumpukan atau sebaliknya.
Receiving adalah pekerjaan memindahkan barang dari tempat penumpukan di gudang/lapangan penumpukan dan menyerahkan barang sampai tersusun di atas kendaraan di pintu gerbang/lapangan penumpukan.
Bongkar yaitu proses saat menurunkan kontainer dari kapal
Muat yaitu proses saat menaikkan kontainer ke dalam kapal
Dalam melakukan tugasnya, PBM bertanggung jawab dalam pengelolaan operasional seperti :
- Perencanaan operasional kegiatan bongkar muat kapal
- Keselamatan atas penerimaan dan penyerahan barang
- Pengaturan penggunaan tenaga kerja bongkar muat dan peralatannya sesuai kebutuhan.
Berikut adalah tahapan-tahapanyang dilakukan oleh perusahaan bongkar muat.
a. Sebelum kapal sandar di dermaga
Dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan oleh PBM sebelum kapal sandar di dermaga :
- Document manifest
- Stowage plan
- Ship plan
- Loading list
- Handling order
- Dangerous cargo list
- Shifting cargo list
b. Saat kapal sandar di dermaga
Hal-hal yang harus dipersiapkan saat sebelum kapal di dermaga adalah :
- pembuatan laporan pengawasan kondisi muatan (cargo maupun container)
- pengawasan dan supervisi kegiatan operasional bongkar muat
c. Setelah kapal berangkat
Hal-hal yang harus dilakukan setelah kapal berangkat adalah :
- Pembuatan laporan hasil kegiatan bongkar muat secara menyeluruh
- Evaluasi dan rekapitulasi hasil kegitan bongkar muat
- Melaksanakan penagihan terhadap biaya-biaya kegiatan bongkar muat
d. Warehosing
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Perusahaan Bongkar Muat pada tahapan warehousing (pergudangan) adalah:
- Penanganan barang-barang yang akan masuk ke gudang
- Penanganan terhadap barang yang memerlukan perlakuan/penanganan khusus
- Penanganan terhadap barang yang ditimbun di open storage
e. Delivery
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Perusahaan Bongkar Muat pada tahapan delivery (pergudangan) adalah :
- Menerima kwitansi pembayaran
- Menerima Delivery Order (DO) yang telah di fiat (diberi izin) impor oleh custom
- Pemberian surat jalan keluar dari pelabuhan kepada shipper/consignee